Pulang ke Kotamu

Pulang ke Kotamu
Oleh Yuli Amanathan

Semilir angin berhembus lembut
Menggoyangkan pucuk bunga tembakau
Seolah menari meliuk lembut tertiup angin
Dikaki gunung Sindoro Sumbing

Suara air berdesir lirih
Di sungai kecil dibawah rimbunnya perdu
Seolah musik romansa tentang indahnya alam
Dikaki gunung Sindoro Sumbing

Dan tiba-tiba  saja hatiku merapuh
Ingin kembali pulang ke kotamu
Dimana aku merasa tentram dalam dekapmu
Jauh darinya yang selalu membuatku pilu

Ingin kupulang kesana
Melupakan rasa sakit yang membuatku lara
Melupakan rasa rindu yang membuatku merana
Yang selalu meninggalkan luka tanpa berita

Berkali sudah jatuh bangun aku berusaha
Namun bayangmu tak pernah lepas dari pelupuk mata
Selalu kuat merantai hati yang semakin lara
Kaulah akhir dari segala rasa

Pulang ke kotamu
Untuk menghibur hatiku
Berjalan dipematang sawahmu
Menikmati sejuknya gemericik air dinginmu
Merasakan sentuhan angin menyapu lembut wajahku
Untuk berusaha melupakanmu
Yang selalu bertahta dalam hatiku
Namun engkau berlalu dengan egomu
Mempermainkan rasa ku 
Berulang dan berulang tanpa ragu
Menyakiti palung hatiku
Yang tulus mencintaimu selama hidupku

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pagi

Dibawah Temaramnya Sinar Bulan

Rindu